3 Manfaat Jamu Beras Kencur untuk Kesehatan

 3 Manfaat Jamu Beras Kencur untuk Kesehatan

manfaat jamu beras kencur

Jamu beras kencur merupakan salah satu jamu tradisional Indonesia yang sangat populer dan digemari. Minuman herbal sehat ini terbuat dari campuran beras dan rimpang kencur, menghasilkan rasa manis dan sedikit pedas yang khas serta aroma herbal yang segar.

Jamu beras kencur dikenal sebagai minuman penyegar khas Jawa dan telah lama dikonsumsi karena khasiatnya, terutama untuk meningkatkan nafsu makan. Rasanya yang manis dan segar membuat jamu ini disukai berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu jamu beras kencur, berbagai manfaat jamu beras kencur untuk kesehatan, cara sederhana membuatnya di rumah, hingga tips penyajian agar si kecil juga suka.

Apa Itu Jamu Beras Kencur?

Jamu beras kencur adalah minuman herbal tradisional Indonesia yang dibuat dari beras putih dan rimpang kencur yang dihaluskan, lalu dicampur dengan bahan tambahan seperti gula merah, daun pandan, jahe, atau asam jawa untuk memperkaya rasa, menghasilkan minuman manis, segar, dan sedikit pedas.

Minuman ini dulu banyak dijual oleh penjual jamu gendong dan kini tersedia juga dalam bentuk instan atau kemasan botolan, meskipun banyak orang tetap membuatnya sendiri agar lebih alami. Jamu beras kencur dikenal sebagai jamu kesehatan karena dipercaya membantu menjaga stamina dan meredakan keluhan ringan sehari-hari.

Apa Saja Manfaat Jamu Beras Kencul?

1. Manfaat Jamu Beras Kencur untuk Kesehatan

Beras kencur bukan hanya sekadar minuman pelepas dahaga, tetapi juga ramuan herbal dengan berbagai manfaat. Berkat kombinasi kencur dan beras serta bahan alami lainnya, jamu ini mengandung beragam vitamin (seperti vitamin B), mineral, antioksidan, dan senyawa aktif yang bermanfaat bagi tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat jamu beras kencur untuk kesehatan beserta penjelasannya:

  • Meningkatkan Daya Tahan Tubuh: Jamu beras kencur kaya akan senyawa antioksidan yang membantu meningkatkan sistem imun. Kencur mengandung zat-zat seperti flavonoid dan antioksidan lainnya yang dapat melawan radikal bebas penyebab penyakit. Dengan rutin minum beras kencur, daya tahan tubuh pun dapat lebih kuat sehingga tidak mudah terserang penyakit sehari-hari. Bahkan pada anak-anak, kandungan antioksidan ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh mereka terhadap berbagai infeksi.
  • Meningkatkan Nafsu Makan: Salah satu khasiat paling terkenal dari beras kencur adalah kemampuannya untuk meningkatkan selera makan, terutama pada anak yang susah makan. Kencur mengandung senyawa gingerol yang dapat merangsang nafsu makan. Oleh karena itu, jamu beras kencur sering diberikan pada anak-anak yang mengalami penurunan selera makan agar mereka mau makan dengan lahap. Rasanya yang manis dan aromanya yang harum juga membuat anak lebih menyukainya.
  • Meredakan Batuk dan Pilek: Kombinasi kencur dan rempah lain dalam jamu beras kencur bersifat hangat serta mengandung antibakteri dan anti-inflamasi alami. Kencur telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk meredakan batuk berdahak dan gejala pilek seperti tenggorokan gatal atau hidung tersumbat. Minum segelas beras kencur hangat dapat membantu melegakan tenggorokan, mengurangi batuk, dan membuat badan terasa lebih nyaman saat masuk angin.
  • Menjaga Kesehatan Pencernaan: Jamu beras kencur bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan karena kencur mengandung serat dan zat aktif yang membantu melancarkan buang air besar, meredakan kembung, dan mengurangi masuk angin. Minuman ini juga memiliki efek menenangkan lambung dan sering digunakan untuk meredakan maag atau nyeri ulu hati berkat kandungan antasida alaminya yang membantu menetralkan asam lambung. Bagi yang sering mengalami maag ringan, beras kencur tanpa tambahan jahe dianggap membantu menguatkan dinding lambung dan mengurangi kekambuhan gejala seperti perih dan mual.
  • Meredakan Pegal dan Nyeri:Jamu beras kencur dikenal sebagai pereda lelah dan pegal berkat kandungan kencur yang memiliki efek antiradang untuk membantu mengurangi nyeri pada otot dan sendi. Secara turun-temurun, minuman ini juga diberikan kepada ibu setelah melahirkan karena dipercaya dapat mempercepat pemulihan, memulihkan energi, meredakan pegal pascapersalinan, serta membantu proses penyembuhan luka melalui senyawa fenoliknya yang bersifat antioksidan. Karena itu, beras kencur sering dijadikan pilihan alami saat tubuh terasa letih setelah aktivitas berat atau ketika kondisi badan kurang fit.
  • Mengontrol Kadar Gula Darah: Jamu beras kencur juga berpotensi membantu mengontrol kadar gula darah karena kencur memiliki efek menurunkan dan menstabilkan glukosa, seperti yang ditunjukkan pada penelitian awal, termasuk studi dari Universitas Tanjungpura yang menemukan bahwa konsumsi beras kencur dapat menurunkan dan menjaga gula darah tetap normal. Temuan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, tetapi bagi penderita prediabetes atau diabetes tipe 2, beras kencur tanpa tambahan gula bisa menjadi pilihan pendukung untuk mencegah lonjakan gula darah, terutama karena diabetes merupakan penyakit serius dengan angka kematian tinggi di Indonesia.
  • Sumber Antioksidan untuk Mencegah Penyakit: Kencur yang menjadi bahan utama jamu beras kencur mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid yang membantu menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel, penuaan dini, dan berbagai penyakit kronis. Konsumsi rutin jamu ini dapat memberikan asupan antioksidan tambahan yang berpotensi menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan menjaga kesehatan tubuh secara umum. Beberapa penelitian juga menduga kencur memiliki sifat antikanker yang dapat menghambat pertumbuhan sel tertentu, meskipun temuan ini masih perlu diteliti lebih jauh. Secara keseluruhan, beras kencur dapat menjadi pilihan minuman herbal untuk membantu menjaga tubuh tetap bugar dan sehat.

2. Manfaat Jamu Beras Kencur Untuk Miss V

Jamu beras kencur sudah lama dikenal sebagai ramuan tradisional yang tidak hanya menyegarkan tubuh, tetapi juga dipercaya memberikan manfaat khusus bagi kesehatan area kewanitaan. Kandungan kencur yang bersifat anti-inflamasi, antibakteri, dan memberi efek hangat menjadikannya sering digunakan untuk membantu menjaga kebersihan Miss V, mengurangi bau tidak sedap, hingga mendukung pemulihan pascapersalinan. ini dia beberapa manfaat jamu beras kencur untuk Miss V

  • Menunjang pemulihan luka setelah melahirkan – Rimpang kencur dalam jamu beras kencur mengandung senyawa anti-inflamasi, antibakteri, dan analgesik yang membantu meredakan peradangan serta nyeri. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kencur dapat mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan kekuatan jaringan, dan memperbaiki proses epitelisasi, termasuk pada luka yang pemulihannya terhambat obat steroid. Studi pada tikus juga membuktikan bahwa kencur mempercepat perbaikan luka mukosa mulut dan menurunkan tanda-tanda inflamasi. Secara tradisional, jamu beras kencur digunakan untuk mempercepat pemulihan pascapersalinan dan mengurangi bau amis, dan bila dikonsumsi dalam jumlah wajar, jamu ini berpotensi membantu proses penyembuhan luka perineum setelah melahirkan.

  • Sifat anti‑bakteri dan anti‑inflamasi – jamu beras kencur memiliki aktivitas antibakteri yang mampu melawan mikroorganisme seperti Staphylococcus aureus, E. coli, Pseudomonas aeruginosa dan jamur Aspergillus niger. Senyawa antiradang di dalam kencur membantu meredakan peradangan, dan sifat antioksidannya melindungi sel dari radikal bebas. Karena infeksi bakteri dan peradangan merupakan penyebab keputihan atau bau tidak sedap pada vagina, sifat ini berpotensi mendukung kesehatan organ intim, meskipun belum ada bukti langsung bahwa jamu beras kencur dapat mengatasi keputihan.

  • Potensi mencegah kanker serviks etil-p‑metoksisinamat dalam kencur bersifat antitoksin dan dapat membunuh sel kanker serviks. Senyawa ini merupakan salah satu komponen utama beras kencur dan memberi dasar ilmiah bahwa konsumsi jamu beras kencur bisa membantu menurunkan risiko kanker serviks. Akan tetapi, penelitian ini masih terbatas pada uji sel di laboratorium; manfaat pada manusia perlu dikonfirmasi melalui studi klinis.

  • Menghangatkan tubuh dan meningkatkan kebugaran – Banyak perempuan mengonsumsi jamu beras kencur untuk mengatasi pegal, menambah stamina dan memperbaiki nafsu makan. Jamu ini dapat membuat tubuh terasa lebih bugar dan tidak mudah lelah. Kandungan kencur juga membantu mencerahkan kulit dan menurunkan berat badan. Efek ini bersifat umum dan tidak hanya dirasakan pada organ intim, namun stamina yang baik turut mendukung keseimbangan hormon dan kesehatan reproduksi.

  • Kandungan antioksidan dan pengendalian gula darah – Kencur mengandung flavonoid yang bertindak sebagai antioksidan dan membantu menjaga gula darah. Penelitian mencatat bahwa beras kencur memiliki aktivitas anti-diabetes pada hewan. Walaupun manfaat ini tidak secara langsung terkait dengan “Miss V”, kadar gula darah yang terkontrol dan antioksidan yang cukup ikut menunjang sistem imun sehingga risiko infeksi jamur atau bakteri pada vagina berkurang.

3. Manfaat Jamu Beras Kencur Untuk Batuk

Jamu beras kencur dikenal sebagai salah satu ramuan tradisional yang sering dimanfaatkan untuk meredakan batuk karena rasanya yang hangat dan kandungan kencurnya yang bersifat antiradang serta antimikroba.

Banyak orang percaya jamu ini membantu menenangkan tenggorokan yang gatal, mengurangi frekuensi batuk, dan membuat napas terasa lebih lega. Meski sebagian manfaatnya masih didukung oleh pengalaman turun-temurun. ini dia beberapa manfaat jamu beras kencur untuk meredakan batuk.

  • Meredakan iritasi dan menenangkan tenggorokan – Kencur merupakan rimpang yang kaya minyak atsiri, flavonoid, saponin dan polifenol. Senyawa ini memiliki sifat antiradang yang dipercaya dapat meredakan iritasi pada saluran pernapasan. Kencur sering digunakan untuk batuk kering ringan dan tenggorokan gatal karena efek menenangkannya.

  • Mengandung antioksidan dan antimikroba – kencur mengandung polifenol dan propolis. Polifenol berperan sebagai antioksidan yang mengurangi peradangan di saluran pernapasan, sedangkan propolis bersifat antimikroba sehingga dapat menghambat perkembangan bakteri penyebab infeksi. Hal ini menjelaskan mengapa penggunaan kencur dipercaya dapat membantu meredakan batuk yang disebabkan iritasi maupun infeksi ringan.

  • Melancarkan dahak dan memberikan efek hangat – kencur dapat mengencerkan dahak sehingga membantu meredakan batuk berdahak. Sensasi hangat dari minum ramuan kencur membuat saluran pernapasan terasa lebih lega. Efek hangat tersebut berasal dari senyawa aromatik, monoterpen, dan seskuiterpen dalam kencur.
  • Cara konsumsi – Kencur bisa digunakan dengan beberapa cara: dikunyah langsung (2–3 siung kencur yang sudah dibersihkan), diminum sebagai air perasan atau teh kencur, atau dicampur dengan jahe dan madu.

  • Perlu dosis bijak dan tidak menggantikan pengobatan utama – bukti ilmiah mengenai kencur untuk batuk masih terbatas dan berasal dari pengalaman turun‑temurun. Kencur hanya boleh digunakan sebagai pendamping terapi, bukan pengganti obat batuk yang dianjurkan dokter. Konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti diare, nyeri perut, atau buang air kecil terus‑menerus. Anak di bawah dua tahun, ibu hamil, dan orang dengan gangguan hati atau ginjal sebaiknya tidak menggunakan kencur tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan

Cara Membuat Jamu Beras Kencur di Rumah

Setelah mengetahui berbagai manfaatnya, tentu Ibu tertarik untuk mencoba membuat jamu beras kencur rumahan. Kabar baiknya, cara membuat jamu ini cukup mudah dan bahan-bahannya pun sederhana. Berikut resep praktis yang bisa dicoba di rumah:

Kategori Deskripsi
Bahan Utama Beras putih 100 g, kencur 50 g, daun pandan, gula merah 100 g, air 1 liter.
Bahan Opsional Asam jawa untuk rasa segar, jahe untuk sensasi hangat.
Persiapan Rendam beras 3 jam, kupas dan cuci kencur (dan jahe bila dipakai).
Penghalusan Tiriskan beras lalu tumbuk/blender bersama kencur hingga halus.
Perebusan Rebus air dengan gula merah, pandan, dan asam jawa sampai larut dan harum.
Pencampuran Masukkan tumbukan beras-kencur ke rebusan gula, masak 5 menit agar sari keluar.
Penyaringan Saring hingga bersih dan tekan ampas agar sarinya keluar maksimal.
Penyajian Sajikan hangat atau dingin; simpan di kulkas dan habiskan dalam 1–2 hari.
Hasil Menghasilkan ±3–4 gelas jamu beras kencur.

Cara Menyajikan Jamu Beras Kencur agar Disukai Anak-Anak

Memberikan jamu tradisional pada anak tentu punya tantangan tersendiri, terutama soal rasa. Meskipun jamu beras kencur cenderung manis dan biasanya disukai anak, beberapa anak mungkin kurang menyukai aroma kencur atau rasa pedas hangatnya. Berikut beberapa tips dan variasi penyajian agar jamu beras kencur semakin bersahabat di lidah si kecil:

  • Tambahkan Pemanis Alami: Jika anak kurang suka, Ibu dapat menambahkan madu pada jamu beras kencur sebelum diminum. Madu akan memberikan tambahan rasa manis alami dan manfaat kesehatan ekstra. Selain madu, susu juga bisa ditambahkan dalam jamu beras kencur yang sudah dingin (suhu ruang) untuk memberikan rasa creamy seperti smoothie. Campuran beras kencur dengan sedikit susu dan madu dapat meningkatkan citarasa sehingga anak lebih tertarik meminumnya. Pastikan anak tidak alergi terhadap madu atau susu ya, Bu.
  • Sajikan Dingin seperti Minuman Segar: Banyak anak yang lebih suka minuman dingin. Coba sajikan jamu beras kencur dingin dengan es batu sehingga rasanya mirip es herbal yang menyegarkan. Rasa dingin dapat sedikit menyamarkan aroma rempah yang kuat. Ibu juga bisa berkreasi membuat es loli beras kencur – tuang jamu ke cetakan es loli dan bekukan. Ini bisa jadi cemilan sehat di siang hari, anak-anak mungkin tak menyadari itu jamu karena bentuknya menarik.
  • Porsi Kecil Terlebih Dahulu: Perkenalkan jamu pada anak secara perlahan. Mulailah dengan porsi kecil, misalnya beberapa sendok makan, agar anak dapat mencicipi dan membiasakan diri dengan rasanya. Jika si kecil menyukainya, baru tingkatkan porsinya sedikit demi sedikit hingga satu gelas. Pendekatan ini membuat anak tidak kaget dengan rasa baru. Berikan pujian saat anak mau mencoba jamu, sehingga ia merasa senang dan mau minum lagi.
  • Variasi Rasa dengan Buah: Untuk variasi, Ibu bisa menambahkan sedikit perasan jeruk nipis atau lemon ke dalam jamu beras kencur dingin. Rasa asam segar dari jeruk bisa menambah kelezatan dan menutupi sedikit aroma kencur. Namun, jangan terlalu banyak agar tidak menghilangkan rasa asli jamu. Alternatif lain, campur jamu beras kencur dengan jus buah manis (seperti jus jeruk atau apel) dalam porsi kecil sebagai perasa tambahan.

Dengan beberapa trik di atas, anak-anak diharapkan dapat menikmati khasiat jamu beras kencur tanpa mengeluh soal rasanya. Selalu awasi reaksi anak saat pertama kali mencoba jamu. Meskipun bahan-bahannya alami, tiap anak bisa punya sensitivitas berbeda. Jika ragu atau anak memiliki kondisi kesehatan khusus, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai pemberian jamu tradisional.

Kesimpulan

Jamu beras kencur adalah minuman herbal tradisional Indonesia yang mudah dibuat dan bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menambah nafsu makan anak, serta meredakan gangguan pencernaan. Bahan-bahannya sederhana dan bisa disesuaikan dengan selera keluarga, termasuk menambahkan madu atau es agar lebih disukai anak-anak. Sebagai warisan jamu nusantara, beras kencur menghadirkan manfaat kesehatan sekaligus rasa nostalgia, sehingga cocok dikonsumsi rutin di rumah. Silakan coba membuatnya dan rasakan sendiri khasiat alami yang ditawarkan minuman sehat ini.

Related post

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Jamu Kunyit Asam

Jamu Kunyit Asam

Fresh & Alami setiap hari

📍 Khusus Area Bogor

Mau coba jamu yang lagi hype? Pesan sekarang dan rasakan manfaatnya! 🔥

Mulai dari Rp 13.000
🛒 Pre-Order 1 Hari
🌿 Pesan Sekarang

✨ 100% Alami tanpa pengawet

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x